Ambon, LINDOnews.tv – Anggota Komisi IV DPRD Maluku Yan Zamora Noach meminta INPEX segera melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat, perguruan tinggi, serta lembaga pendidikan vokasi terkait kebutuhan tenaga kerja yang akan direkrut pada proyek tersebut.
Menurut Noach, sosialisasi ini penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai jenis pekerjaan dan kompetensi yang dibutuhkan, baik pada tahap konstruksi maupun saat memasuki masa produksi.
“Kita perlu tahu apakah yang dibutuhkan tukang las, tukang pipa, operator alat berat, teknisi, atau kompetensi lainnya. Semua itu harus disampaikan sejak awal supaya masyarakat bisa mempersiapkan diri,” jelas Noach kepada media ini, di ruang komisi IV, Jumat (5/6)
Sertifikasi Kompetensi Jadi Faktor Penting
Selain pelatihan, Noach menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja lokal. Ia menilai masyarakat yang mengikuti pelatihan harus memperoleh sertifikat yang diakui dan sesuai dengan kebutuhan industri migas.
Menurutnya, program pelatihan yang tidak didasarkan pada kebutuhan operator berpotensi membuat peserta pelatihan tidak mendapatkan peluang kerja sebagaimana yang diharapkan.
“Yang paling penting adalah sertifikat kompetensi dan kesesuaian dengan kebutuhan pekerjaan. Jangan sampai masyarakat sudah ikut pelatihan, tetapi kompetensinya ternyata tidak dibutuhkan saat proyek berjalan,” tegas Noach.
Ia berharap pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan operator proyek dapat segera membangun koordinasi yang lebih baik sehingga tenaga kerja lokal Maluku memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terlibat dalam proyek strategis nasional tersebut.