Ambon, LINDOnews.tv – Program percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Kota Ambon terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga pertengahan Juli 2026, pendataan telah menjangkau 23.414 kepala keluarga (KK) atau sekitar 19,45 persen dari total target 120.396 KK.
Atas capaian tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo Sandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy, menyampaikan apresiasi kepada 524 agen aktif yang terlibat langsung dalam proses pendataan di lapangan.
Menurut Lekransy, dedikasi para agen menjadi faktor utama keberhasilan program karena mereka setiap hari melakukan verifikasi data masyarakat secara langsung dari rumah ke rumah.
“Kami berapresiasi kepada seluruh agen yang bekerja penuh dedikasi dan tanpa kenal lelah. Mereka adalah ujung tombak keberhasilan program ini karena setiap hari turun langsung melakukan verifikasi data masyarakat,” kata Lekransy kepada wartawan di Ambon, Sabtu (18/7).
Ia menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah bersama seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital di Kota Ambon. Meski baru berjalan dalam waktu relatif singkat, progres pendataan dinilai terus meningkat berkat kerja keras para petugas di lapangan.
Selain memastikan data masyarakat tercatat secara akurat, kehadiran para agen juga dinilai mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam menghadirkan sistem pelayanan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Lekransy mengatakan, digitalisasi bansos memberikan manfaat besar, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Dari sisi masyarakat, sistem ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan administrasi sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial berlangsung lebih transparan dan tepat sasaran.
Sementara bagi pemerintah, data yang diperoleh langsung dari lapangan menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih akurat serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
“Melalui data yang diperbarui secara berkala, pemerintah memiliki landasan lebih kuat dalam mengambil keputusan dan menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Lekransy juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Ambon yang telah menerima para petugas dan memberikan informasi yang dibutuhkan selama proses verifikasi berlangsung.
Ia berharap dukungan masyarakat terus berlanjut sehingga target pendataan seluruh kepala keluarga di Kota Ambon dapat segera diselesaikan.
“Kami mengajak warga yang belum terdata untuk segera berkoordinasi dengan agen percontohan maupun perangkat desa atau kelurahan. Partisipasi seluruh warga sangat menentukan keberhasilan program ini, sekaligus menjadi fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik di masa depan,” tutupnya.