Ambon, LINDOnews.tv – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi keuangan bagi Penyuluh Keluarga Berencana (KB), Tim Pendamping Keluarga, dan Pengelola Kampung Keluarga Berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Selasa (28/7) ini diikuti hampir 200 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan literasi keuangan dengan pembangunan keluarga berkualitas guna menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga yang tangguh. Menurutnya, keluarga yang mampu mengelola keuangan secara bijak akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi, mampu merencanakan masa depan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat dan berkualitas.
“Membangun keluarga berkualitas tidak hanya berbicara tentang kesehatan dan pendidikan, tetapi juga tentang kemampuan mengelola keuangan secara cerdas. Keluarga yang memiliki literasi keuangan yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi, terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal, judi online, maupun berbagai bentuk penipuan keuangan,” ujar Haramain.
Ia menambahkan, kolaborasi bersama BKKBN Provinsi Maluku diharapkan mampu menghadirkan edukasi keuangan hingga ke Kampung Keluarga Berkualitas sehingga setiap keluarga memiliki bekal untuk mewujudkan kehidupan yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera.
Haramain berharap para Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, dan Pengelola Kampung Keluarga Berkualitas tidak hanya berperan sebagai pendamping pembangunan keluarga, tetapi juga menjadi penggerak literasi keuangan di tengah masyarakat.
“Mereka diharapkan mampu mengedukasi masyarakat dalam mengelola keuangan, memanfaatkan layanan keuangan formal, serta melindungi diri dari berbagai risiko kejahatan di sektor keuangan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Edi Setiawan, mengikuti acara secara daring, sementara Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Mincie H. Ubro, hadir secara langsung di Aula Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku.
Edi Setiawan mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama OJK Provinsi Maluku. Menurutnya, pembangunan keluarga berkualitas membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, termasuk penguatan ketahanan ekonomi keluarga melalui peningkatan literasi keuangan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi edukasi dan literasi keuangan bersama OJK Provinsi Maluku hingga menjangkau lebih banyak masyarakat melalui jaringan Kampung Keluarga Berkualitas di seluruh Provinsi Maluku,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, OJK Provinsi Maluku memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, mulai dari penyusunan anggaran rumah tangga, membangun budaya menabung, mengelola utang secara bertanggung jawab, hingga pentingnya perencanaan keuangan untuk mencapai tujuan hidup keluarga.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai penggunaan produk dan layanan jasa keuangan yang resmi dan diawasi OJK, serta diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan digital seperti judi online, pinjaman online ilegal, investasi ilegal, penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi yang dapat mengancam ketahanan ekonomi keluarga.