Ambon, LINDOnews.tv – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, secara resmi melepas Tim Banteng Maluku Raya U-17 untuk mengikuti putaran nasional Liga Kampung Soekarno Cup 2026 yang akan berlangsung di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, Jawa Timur.
Prosesi pelepasan yang berlangsung di Kantor DPD PDIP Maluku, Kamis (6/8), dihadiri orang tua pemain, jajaran pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Maluku, Raja Tulehu, Raja Tawiri, para pelatih, manajer, ofisial tim, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Benhur menegaskan bahwa Tim Banteng Maluku Raya U-17 tidak sekadar membawa nama daerah asal masing-masing, tetapi memikul kehormatan seluruh masyarakat Maluku dan Maluku Utara di tingkat nasional.
“Hari ini adik-adik bukan lagi mewakili Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, ataupun Seram Bagian Timur. Kalian membawa nama besar Maluku dan Maluku Utara. Karena itu, setiap langkah, sikap, dan permainan harus mencerminkan kebanggaan sebagai putra-putra terbaik daerah,” tegas Benhur.
Menurutnya, nama Banteng Maluku Raya dipilih bukan tanpa alasan. Nama tersebut merupakan simbol persatuan Maluku dan Maluku Utara yang lahir melalui proses diskusi panjang agar tim memiliki identitas yang mampu menyatukan seluruh potensi sepak bola di kawasan timur Indonesia tersebut.
Penyematan Jaket Tim Banteng Maluku Raya
Benhur mengajak seluruh pemain untuk tampil percaya diri menghadapi lawan-lawan dari berbagai provinsi yang dikenal memiliki tradisi sepak bola kuat.
“Saya selalu ditanya apakah Maluku optimistis bisa menang. Jawaban saya sederhana, saya yakin kita bisa menang. Tetapi kemenangan hanya bisa diraih apabila seluruh pemain disiplin, mengikuti arahan pelatih, menjaga kondisi fisik, dan tetap fokus selama pertandingan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pelatih agar mengedepankan profesionalisme serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pemain tanpa membedakan asal daerah.
“Tidak boleh ada perbedaan perlakuan berdasarkan asal daerah. Yang dikedepankan adalah kemampuan, disiplin, kerja keras, dan profesionalisme,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Benhur menegaskan bahwa keterlibatan PDI Perjuangan dalam pembinaan sepak bola merupakan bagian dari komitmen partai dalam membangun sumber daya manusia melalui olahraga.
Menurutnya, PDI Perjuangan tidak hanya hadir dalam urusan politik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, disiplin, sportif, dan memiliki semangat nasionalisme.
“PDI Perjuangan tidak hanya mengurus persoalan politik. Kami juga hadir dalam urusan kerakyatan, dan salah satunya adalah pembinaan olahraga, khususnya sepak bola. Melalui sepak bola kami ingin membentuk karakter, profesionalisme, disiplin, dan nasionalisme generasi muda,” jelasnya.
Benhur turut memberikan apresiasi kepada seluruh manajemen tim, pelatih, tenaga medis, panitia, serta pengurus partai yang telah mengawal proses seleksi dan pemusatan latihan hingga terbentuknya Tim Banteng Maluku Raya U-17.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada masyarakat Tulehu yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat lahirnya pesepak bola berbakat di Maluku.
Selain itu, Benhur mengenang almarhum John Mailoa sebagai sosok yang berjasa menggagas penyelenggaraan Tulehu Cup, yang dinilainya menjadi fondasi penting dalam pembinaan sepak bola usia muda di Maluku.
Menutup sambutannya, Benhur memastikan pembinaan sepak bola akan menjadi salah satu program berkelanjutan DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku.
“Ke depan, pembinaan sepak bola akan menjadi agenda tahunan PDI Perjuangan Provinsi Maluku. Kami ingin semakin banyak talenta muda Maluku lahir, berkembang, dan mampu menembus kompetisi nasional hingga internasional,” tandasnya.
Di hadapan seluruh pemain, Benhur kemudian secara resmi melepas Tim Banteng Maluku Raya U-17 menuju putaran nasional Liga Kampung Soekarno Cup 2026.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan selalu mengandalkan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Raihlah prestasi setinggi-tingginya demi keluarga, masyarakat, dan Provinsi Maluku,” tutup Ketua DPD PDIP Maluku