KOTA SORONG — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sorong menggelar kegiatan Gerakan Masyarakat Papua Penuh Damai (GEMAR PAPEDA) di Pasar Rufei, Kota Sorong, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pasca perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan berbelanja secara langsung berbagai barang dagangan yang dijual oleh mama-mama Papua di Pasar Rufei. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha masyarakat lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Muhudar Wailegi, mengatakan keterlibatan pemerintah dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dapat dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya dengan memilih berbelanja di pasar lokal.
“Melalui GEMAR PAPEDA ini, kami ingin menunjukkan bahwa mendukung perekonomian lokal bisa dimulai dari tindakan sederhana. Ketika kita berbelanja langsung kepada mama-mama Papua, uang yang kita belanjakan akan kembali berputar di tengah masyarakat dan membantu menopang pendapatan keluarga mereka,” ujar Muhudar.
Menurutnya, keberadaan pasar tradisional memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat karena menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga.
“Pasar bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kita perlu memberikan perhatian dan dukungan terhadap para pedagang lokal, khususnya mama-mama Papua yang menggantungkan penghasilan keluarga dari aktivitas berdagang,” katanya.
Muhudar menegaskan bahwa dukungan terhadap ekonomi lokal tidak selalu harus dilakukan melalui program besar, tetapi dapat diwujudkan melalui kebiasaan masyarakat untuk menggunakan dan membeli produk serta kebutuhan dari pedagang lokal.
“Kita ingin membangun kesadaran bahwa setiap transaksi yang kita lakukan memiliki dampak bagi ekonomi masyarakat. Dengan membeli dagangan mama-mama Papua, kita ikut membantu meningkatkan pendapatan mereka, menjaga keberlangsungan usaha kecil, dan memperkuat perputaran ekonomi di Kota Sorong,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan GEMAR PAPEDA dapat menjadi contoh bahwa jajaran pemerintah juga memiliki kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat dan dapat mengambil bagian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk mendukung ekonomi lokal harus terus kita bangun. Mari kita biasakan berbelanja di pasar masyarakat, menghargai hasil usaha mereka, dan memberikan ruang agar usaha kecil dapat terus tumbuh dan berkembang,” pungkas Muhudar.