Ambon, LINDOnews.tv — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, menegaskan bahwa Turnamen Soekarno Cup Antar Kampung 2026 bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, tetapi menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus wadah pencarian bibit-bibit atlet potensial di Kota Ambon dan Maluku.
Hal itu disampaikan Lucky dalam sambutannya pada rangkaian kegiatan penutupan Soekarno Cup Antar Kampung 2026 yang digelar di Ambon, lapangan Mandala Remaja, Karang Panjang, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter, disiplin, persaudaraan, dan semangat juang generasi muda. Karena itu, PDI Perjuangan berkomitmen terus menghadirkan kegiatan olahraga rakyat yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Turnamen antar kampung seperti ini merupakan ruang lahirnya pemain-pemain muda berbakat dari Kota Ambon dan Maluku secara umum,” ujar Lucky.
Ia mengatakan, Maluku selama ini dikenal sebagai daerah yang banyak melahirkan pesepak bola nasional. Karena itu, melalui Soekarno Cup, pihaknya berharap akan muncul generasi baru yang mampu mengikuti jejak pemain-pemain besar asal Maluku seperti Rocky Putiray dan Ilham Kamaruddin.
Lucky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen tersebut, mulai dari jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan, Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, DPRD Kota Ambon, panitia pelaksana, hingga masyarakat dan para pencinta sepak bola.
Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.
Selain itu, Lucky berharap sinergi antara PDI Perjuangan, Pemerintah Kota Ambon, dan Pemerintah Provinsi Maluku terus diperkuat agar ke depan kegiatan olahraga di Maluku khusunya Sepak Bola dapat berlangsung lebih baik dan terorganisir, termasuk dalam penyediaan fasilitas olahraga bagi generasi muda.
“Kami percaya olahraga bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang membangun masa depan generasi muda Maluku,” tandasnya
Sebelumnya, PDI Perjuangan Kota Ambon juga diketahui aktif melakukan konsolidasi organisasi dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari penguatan kerja politik kerakyatan.
Turnamen Soekarno Cup sendiri menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini di Ambon yang turut mendapat dukungan pemerintah daerah kota Ambon dan masyarakat.