Ambon, Lindonews.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Dr. Ronald Lekransy, ST., M.Si, menyampaikan perkembangan signifikan Program Ambon Smart City dalam kegiatan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas yang digelar di Ruang Rapat Vlissingen, Rabu (4/2/2026).
Langkah kunci yang ditempuh untuk mendukung program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Ambon Smart City.
Peraturan ini dijadikan landasan hukum, agar pembangunan kota cerdas berjalan secara terstruktur, berkelanjutan, dan tepat sasaran, serta mengintegrasikan berbagai upaya dari seluruh elemen daerah.
”Dalam Master Plan Ambon Smart City, terdapat 45 program yang direncanakan. Hingga akhir tahun 2025, sebanyak 32 program telah terealisasi, bahkan kami berhasil menyelesaikan 6 program tambahan, yang tidak tercantum dalam dokumen rencana utama,” jelas Lekransy.
Ruang Rapat Vlissingen Pemkot Ambon
Implementasi Ambon Smart City melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Ambon, serta kerja sama dengan berbagai pihak.
Menurut Ronald, seluruh upaya ini diukur melalui enam dimensi penilaian standar kota cerdas nasional, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, Smart Society, dan Smart Environment.
Ronald mengaku, beberapa inovasi strategis yang menjadi unggulan Ambon Smart City tahun ini antara lain peluncuran nomor darurat terpadu 112 melalui call center khusus, serta dua platform komunikasi rakyat bernama WAJAR dan kaluar bacarita, yang memudahkan akses informasi dan aspirasi masyarakat ke pemerintah.
Tak ketinggalan, program pengelolaan sampah berbasis Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF) juga mulai beroperasi, dengan target tidak hanya mengurangi volume sampah yang tidak tertangani namun juga memberikan nilai ekonomis bagi daerah.
Lekransy mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kota cerdas ini.
”Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, para pemimpin OPD, seluruh jajarannya, hingga masyarakat Ambon yang aktif berpartisipasi. Ke depannya, kami akan terus memastikan, bahwa Ambon Smart City mampu beradaptasi dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan berkembang secara berkelanjutan,” tandas Lekransy